Jumat, 25 Desember 2020

AYAH DAN IBU

Hai guys, di blog ku kali ini, aku akan menceritakan tentang Orang Tua yang paling sempurna di kehidupanku. Menceritakan orang tua yang berhasil mendidik anaknya dari kecil hingga dewasa. Aku harap kalian semua menyayangi orang tua kalian selagi ada ya. Jangan menyepelekan perhatian dan kasih sayang mereka dan tetap jaga komunikasi dengan mereka.

Wanita yang hampir paruh baya itu sebut saja Sari. Dia adalah ibuku, wanita yang selalu kusayang. Nama lengkapnya yaitu Sari Rezah Suharyanti seorang guru di Madrasah Tsnawiyah Negeri Pemangkat. Tubuh nya mungil, kulitnya putih dan bersih. Dia gampang sekali untuk tertawa dan bisa di bilang receh. Rambutnya panjang sebagian hitam dan sebagian sudah ditumbuhi uban, Alisnya tebal dan hidung mancung serta bibir nya tebal seperti Angelina Jolie, suaranya melengking ketika marah dengan anak muridnya di sekolah. Tak heran jika anak muridnya ketakutan jika berpapasan dengan ibuku di sekolah.

Ibuku lahir pada 14 Mei 1979, di Pemangkat kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Ibuku adalah anak tunggal dari nenek ku dan kakek ku. Ibuku menghabiskan masa kecilnya di perkampungan. Dulu pada saat umurnya sudah cukup untuk bersekolah di Sekolah Dasar, dia di sekolahkan di Perapakan. Tak hanya menuntut ilmu, ibuku juga membantu perekonomian keluarga nya dengan berjualan kue di sekolah.

Dan pada saat sudah remaja, ibuku bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri Pemangkat, Ibuku ini sangat pintar. Bahkan guru ku yg di Madrasah kenal dengan ibuku ini, dia bilang bahwa ibuku sangat pintar. Tak heran jika dia mempunyai banyak teman. Ibuku ini bisa di bilang sangat mudah bergaul dengan orang lain.

Setelah lulus di Madrasah Tsanawiyah, ibuku melanjutkan pendidikan nya di Aliyah Pemangkat, sekolah islam favorit pada masanya. Dia sering bercerita kepadaku kalau dia sangat banyak punya teman pada saat bersekolah di Aliyah. Oiya, ibuku ini punya talent yaitu menyanyi. Bahkan dulu dia sering ikut lomba nyanyi di sekolah, dan juga mendapatkan juara. Bahkan sampai saat ini dia sering menyanyi di rumah sebagai penghilang penat.

Setelah itu dia melanjutkan pendidikan nya lagi di STIT Syarif Abdurrahman Singkawang. Setelah itu dia melanjutkan nya lagi di Pontianak, yaitu di IAIN Pontianak, prodi PAI. Sama sepertiku yang sekarang.

Ibuku adalah satu-satunya wanita yang paling cantik di dunia. Tak hanya rupa, jiwa nya juga cantik. Dia tak pernah mengeluh jika mempunyai anak yang tengil sepertiku. Aku dan ibu memiliki beberapa kesamaan, seperti alis, hidung, dan bibir.

Umurnya 40 Tahun lebih, tetapi masih sangat sehat sampai sekarang dan ibuku ini bisa dibilang awet muda. Dan sekarang ibuku menghabiskan masa tua nya menjadi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Pemangkat.

Oiya,ibuku ini sangat sayang dengan anak-anaknya seperti yang aku rasakan sekarang, aku sangat bersyukur dilahirkan oleh ibuku, ibu yang baik, sabar dan bisa di bilang manusia yang sempurna. Kadang ibuku juga sama sepertiku yaitu keras kepala. Bahkan kami kadang bertengkar karna hal yang sepele. Tapi itu tidak membuat ku membenci ibuku, bahkan aku malah sangat sayang kepadanya.

Ibu selalu berpesan kepadaku, “jaga diri dimana pun kamu berada, selalu ingat orang tua. Jangan jadi wanita yang lemah. Harus kuat menempuh pendidikan. Jangan terlalu percaya sama orang lain, terutama lelaki.”

Aku tak hanya mempunyai seorang ibu, tetapi juga mempunyai ayah. Lelaki tangguh, Berani, bahkan kepribadian ayahku ini sangat cocok dengan ibuku. Mereka sangat melengkapi satu sama lain.

Ayahku bernama Rafani, dia lahir di Pemangkat pada 21 Januari 1977 , dia adalah anak ke 3 dari 5 bersaudara. Ayahku berasal dari keluarga yang sederhana. Hobi nya sangat banyak bahkan aku sebagai anaknya tidak tau betul hobi nya apa. Pada saat masih kecil, ayahku adalah anak yang sangat dekat dengan kakek ku. Mereka mempunyai banyak kesamaan dari muka hingga kepribadian. Ayahku mempunyai pemikiran yang sangat luas, walaupun dia tidak menyelesaikan pendidikan nya, pikiran nya lebih realistis dibanding ibuku. Ayahku tidak menyelesaikan pendidikan nya karna dia keasikan membantu kakek ku.

Lelaki pertama yang kucintai adalah ayahku sendiri. Ayahku ini sangat humble tetapi temanku tidak yakin karna tampangnya yang sangar. Padahal jika sudah kenal, ayahku sering melontarkan lawakan nya.

Oiya, ayahku ini mempunyai wajah yang manis, ditambah warna kulitnya yang coklat, alis yang tebal dan hidung yang mancung. Badan nya juga tinggi sehingga sangat cocok dengan ibuku yang mungil.

Pahlawan yang lebih kuat dari spiderman ini sangat senang jika mengajak ku memancing, ketika aku masih kecil aku sering ikut bersama ayahku memancing di sawah. Tak heran sampai sekarang aku sangat pandai memancing. Oiya ayahku sering mengajarkan aku untuk mandiri, dia juga biasanya mengajak ku untuk membawa barang berat dan mengajak ku untuk melihat dia bekerja. Pada saat aku masih TK, ayahku bekerja di Malaysia. Ibuku sangat sedih jika ayahku ini bekerja di Malaysia dan akhirnya ayahku memutuskan untuk bekerja di Pemangkat sebagai petukang.

Ketika ayahku bekerja, aku sering ikut untuk melihat proses nya bahkan aku biasanya menolong dia untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Dan pada saat smp aku sudah bisa angkat galon dan memasang gas. Aku menjadi tangguh ketika di ajarkan untuk mandiri oleh ayahku.

Dari ayah aku belajar, Mandiri untuk diri sendiri lebih penting daripada menunggu bantuan orang lain.  

Dan aku sangat bersyukur dilahirkan oleh orang tua ku yang sangat tangguh dan sabar. Dari mereka aku banyak belajar tentang hal yang benar dan salah. Aku bahkan tak bisa berkata banyak untuk mengungkapkan rasa syukur ku ini, aku sebagai anak pertama yang di didik mereka sangat bersyukur mempunyai orang tua seperti mereka. Aku selalu berpikir bahwa mereka adalah titipan yang tepat dari allah untuk gadis sepertiku. Gadis yang menjadi tegas ketika di didik oleh seorang ayah dan menjadi gadis penyayang dikala ibu yang mendidik.

Sebagai anak untuk membalas budi mereka, untuk saat ini aku hanya bisa berdoa untuk kesehatan mereka dan meneruskan pendidikan ku agar mereka percaya bahwa mereka berhasil mendidik ku hingga aku sukses nanti nya.

Segitu aja blog ku tentang orang tua, aku harap kalian yang masih mempunyai orang tua untuk selalu mendengarkan nasihat mereka dan selalu patuh kepada mereka. Dan untuk kalian yang mungkin sudah ditinggalkan salah satu atau bahkan keduanya untuk selalu mendoakan mereka yaa. Karna tanpa mereka, kita tak mungkin lahir ke dunia yang fana ini.

Sekian dari aku, mohon maaf jika ada beberapa kata yang kurang tepat. Wassalamualaikum wr.wb.

  

BAHAN AJAR

  Nama : Roza Wulandari Nim : 12001089 Kelas : 4F PAI LAPORAN BACAAN MAGANG 1   BAHAN AJAR Pada pembahasan kali ini saya tentuny...