Nama : Roza Wulandari
Nim : 12001089
Kelas : 4F PAI
LAPORAN BACAAN MAGANG 1
BAHAN AJAR
Pada pembahasan kali ini saya
tentunya akan menjelaskan tentang apa itu Bahan Ajar. Teman-teman disini tentu
saja sudah tau apa itu bahan ajar, namun disini saya akan menjelaskan lebih
rinci.
A.
Pengertian
Bahan Ajar
Bahan ajar merupakan salah satu
bagian penting yang dapat menunjang suatu pembelajaran. Bahan ajar digunakan
oleh guru dan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Tanpa adanya
bahan ajar, pembelajaran yang dilakukan akan terhambat dan kurang terarah serta
tujuan pembelajaran tidak tercapai dengan optimal. Bahan ajar merupakan bagian
penting dalam pelaksanaan pendidikan. Melalui bahan ajar guru akan lebih mudah
dalam melaksanakan pembelajaran dan siswa akan lebih terbantu dan mudah dalam
belajar. Bahan ajar dapat dibuat dalan bentuk sesuai dengan kebutuhan dan
karakteristik materi ajar yang akan disajikan. Bahan ajar ialah sekumpulan
materi ajar yang disusun secara sistematis yang mereprentasikan konsep yang
mengarahkan siswa untuk mencapai suatu kompetensi. Ketika bahan ajar tidak
digunakan dalam pembelajaran dikelas maka bahan ajar tersebut hanya menjadi
sumber belajar.
B.
Bentuk
Bahan Ajar
Menurut Prastowo (2013: 306) “bahan
ajar dibagi berdasarkan bentuk, cara kerja, sifat, dan substansi (isi materi).
a.
Menurut
Bentuk Bahan Ajar Menurut Prastowo (2013: 306) dari segi bentuknya, bahan ajar
dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu:
1. Bahan ajar
cetak (printed), yaitu sejumlah bahan yang disiapkan dalam kertas, yang dapat
berfungsi untuk keperluan pembelajaran atau penyampaian informasi. Contoh:
handout, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wall chart,
foto/gambar, model, atau maket.
2. Bahan ajar
dengar (audio) atau program audio, yaitu: semua sistem yang menggunakan sinyal
radio secara langsung, yang dapat dimainkan atau didengar oleh seseorang atau
sekelompok orang. Contoh: kaset, radio, piringan hitam, dan compact diskaudio.
3. Bahan ajar
pandang dengar (audio visual), yaitu: segala sesuatu yang memungkinkan sinyal audio
dapat dikombinasikan dengan gambar bergerak secara sekuensial. Contoh: video,
compact disk, dan film.
4. Bahan ajar
interaktif (interactive teaching materials), yaitu: kombinasi dari dua atau
lebih media (audio, teks, grafik, gambar, animasi, dan video) yang oleh
penggunanya dimanipulasi atau diberi perlakuan untuk mengendalikan suatu
perintah dan atau perilaku alami dari presentasi. Contoh: compact disk
interaktif.
b. Menurut Cara Kerja Bahan Ajar
Menurut Prastowo (2013: 307)
berdasarkan cara kerjanya, bahan ajar dapat dibedakan menjadi lima macam,
yaitu:
1.
Bahan
ajar yang tidak diproyeksikan. Bahan ajar ini adalah bahan ajar yang tidak
memerlukan perangkat proyektor untuk memproyeksikan isi di dalamnya.
2.
Bahan
ajar yang diproyeksikan. Bahan ajar yang diproyeksikan adalah bahan ajar yang
memerlukan proyektor agar bisa dimanfaatkan dan atau dipelajari siswa
3.
Bahan
ajar audio. Bahan ajar audio adalah bahan ajar yang berupa sinyal audio yang
direkam dalam suatu media rekam.
4.
Bahan
ajar video. Bahan ajar ini memerlukan alat pemutar yang biasanya berbentuk
video tape player, VCD, DVD, dan sebagainya.
5.
Bahan
(media) komputer. Bahan ajar komputer adalah berbagai jenis bahan ajar noncetak
yang membutuhkan komputer untuk menayangkan sesuatu untuk belajar.
c.Menurut Sifat Bahan Ajar Jika
dilihat dari sifatnya menurut Prastowo (2013: 308) maka bahan ajar dapat
dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu:
1.
Bahan
ajar berbasiskan cetak.
2.
Bahan
ajar berbasiskan teknologi
3.
Bahan
ajar yang digunakan untuk praktik atau proyek.
4.
Bahan
ajar yang dibutuhkan untuk keperluan ineraksi manusia (terutama untuk keperluan
pendidikan jarak jauh).
d.Menurut Substansi Materi Bahan
Ajar Menurut Prastowo (2013: 309) secara garis besar, bahan ajar (instructional
materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari
siswa dlaam rangka mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah
ditentukan. Atau, dengan kata lain, materi pembelajaran dapat dibedakan menjadi
tiga jenis materi, yaitu materi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.
Fungsi Bahan Ajar Secara garis
besar, bahan ajar memiliki fungsi yang berbeda baik untuk guru maupun siswa.
Adapun fungsi bahan ajar untuk guru yaitu;
1. Untuk mengarahkan semua aktivitas
guru dalam proses pembelajaran sekaligus merupakan subtansi kompetensi yang
seharusnya diajarkan kepada siswa.
2. Sebagai alat evaluasi pencapaian
hasil pembelajaran.
Jadi bahan ajar adalah merupakan
salah satu bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran dan merupakan salah
satu bagian dari sumber ajar yang dapat diartikan sesuatu yang mengandung pesan
pembelajaran yang baik yang bersifat khusus maupun yang bersifat umum yang
dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran. Suatu bahan ajar haruslah
dirancang dan ditulis dengan kaidah intruksional karena akan digunakan oleh
guru untuk membantu dan menunjang proses pembelajaran. Bahan atau materi
pembelajaran paa dasarnya adalah “isi” dari kurikulum, yakni berupa mata
pelajaran atau bidang studi dengan topik/subtopi dan rinciannya (Rahmat,
2011:152). Dapat dipahami bahwa peran seorang guru dalam merancang atau
menyusun bahan ajar sangatlah menentukan keberhasilan proses belajar dan
pembelajaran melalui sebuah bahan ajar.